Friday, April 3, 2015

KARYA AKADEMIK DAN NON AKADEMIK


TUGAS 1

BAHASA INDONESIA 2

Berikan informasi yang ringkas dan jelas pada masing-masing pertanyaan berikut:

1.      Jelaskan definisi karya akademik dan berikan contohnya dalam bentuk paragraph.

Jawab:

Karya akademik atau karya tulis ilmiah merupakan sebuah karya tulis yang di ciptakan atas dasar penelitian tanpa menghilangkan sifat keilmuan, juga didasarkan pada pengamatan dan tinjauan yang akurat  dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya oleh si penulis

Contoh:

Bahaya begadang bagi kesehatan otak

Begadang menjadi salah satu kebiasaan yang sulit dihilangkan, namun dari kebiasaan buruk itu dapat beresiko vatal bagi kesehatan kita, diantaranya beresiko besar terkena penyakit Alzheimer serta kelainan syaraf lainnya. Pada saat tertidur pulas pada malam hari, organ otak akan bekerja maksimal untuk membuang racun serta sisa – sisa aktivitas syarat yang menumpuk diorgan otak selama beraktivitas seharian.
2.      Jelaskan perbedaan karya akademik dan non akademik. Berikan contoh masing – masing yang membedakan kedua bentuk karya diatas.

Jawab:
Karya akademik adalah sebuah karya tulis yang diciptakan atas dasar penelitian tanpa menghilangkan sifat keilmuan, juga didasarkan pada pengamatam dam tinjuan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya oleh si penulis.

Contoh:

Terjadinya hujan

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting vital bagi kelangsungan dan perkembangan makhluk hidup dibumi. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan. Konveksi adalah proses pemindahan panas oleh gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air – air yang terdiri dari air laut, air sungai, air limbah dan sebagainya tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan dari panas sinar matahari. Air tersebut kemudian menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap – uap yang lain.
Sesampai di atas, uap – uap mengalami pemadatan atau biasa disebut juga kondensasi sehingga terbentuklah awan. Akibat terbawa angin yang bergerak, awan – awan tersebut saling bertemu dan membesar dan kemudian menuju ke atmosfir bumi yang suhunya lebih rendah atau dingin akhirnya membentuk butiran es dan air. Karena terlalu berat dan tidak mampu lagi ditompang angin akhirnya butiran – butiran air atau es tersebut jatuh ke permukaan bumi, proses ini disebut dengan proses presipitasi. Karena semakin rendah mengakibatkan suhu semakin naik maka es/salju akan mencair, namun jika suhu semakin rendah, maka akan turun tetap menjadi salju

Sedangkan karya non akademik adalah sebuah karya tulis yang terjadi bedasarkan fakta pribadi dan bersifat imajinatif.

Contoh:

Novel tentang “twilight”

Ini adalah kisah cinta terlarang. Dan seperti cinta terlarang lainnya, cinta ini tidak mengenal jalan kembali. Selain menjadi hidup dan sekaligus mati pada saat yang sama. Ketika Isabella swam pindah ke forks yang muram. Ia bertemu Edward Cullen dengan kulit porselen, Edward sungguh sosok teramat menarik yang membuat Isabella terpikat. Edward berhasil menyembunyikan identitasnya. Hanya saja bella sama sekali tidak menyadari bahwa bahaya yang menantinya.

3.      Setiap penulis karya akademik perlu berefleksi tentang pembacanya, yaitu:
a.      Siapa yang membaca karyanya?
b.      Bagaiman cara mengekspresikan gagasannya?
c.      Seberapa banyak text yang perlu ditulis?
Dari ketiga komponen diatas, jelaskan masing – masing komponen tersebut menurut versi kalian masing – masing
Jawab:
a.      Target para pembaca dalan penulisan karya akademik adalah para penulis yang ingin membuat karya tulis atau bisa disebut skripsi/proposal atau tugas – tugas yang berhubungan dengan penelitian ilmiah tersebut, penulis yang ingin membuat karya tulis membutuhkan sebuah referensi yang akurat.
b.      Cara mengekspresikan gagasannya dapat dilihat dari abstraksi referensi yang didapat, bagian abstrak menjelaskan uraian ringkasan dari gagasan utama.
c.      Teks yang perlu ditulis dalam karya akademik harus jelas, efisien dan dapat dipertanggung jawabkan keutuhannya.

Sumber:
Hariwijaya, M. 2008. Pedoman Penulisan Ilmiah Proposal dan Skripsi. Tugu Publisher.

No comments:

Post a Comment